


24 September 2026 • oleh Ni Putu Diar Pradnya Purnamiati K

Bagaimana cara sederhana menunjukkan rasa cinta kepada Indonesia? Salah satunya bisa dimulai dari sesuatu yang selalu hadir dalam keseharian kita: Rupiah.
Pada 17 September 2026, semangat tersebut hadir di Kantor Kepala Desa Pangsan melalui kegiatan edukasi Cinta, Bangga, dan Paham Rupiah (CBP Rupiah) yang dilaksanakan oleh Jegeg Bagus Badung bersama Jegeg Bagus Pangsan.
Kegiatan ini menjadi ruang untuk mengenal Rupiah lebih dekat. Bukan hanya sebagai alat pembayaran, tetapi juga sebagai simbol kedaulatan dan identitas bangsa Indonesia.
Dalam edukasi CBP Rupiah, masyarakat diajak memahami tiga nilai utama. Cinta Rupiah diwujudkan dengan mengenali, merawat, dan menjaga Rupiah. Bangga Rupiah berarti menempatkan Rupiah sebagai simbol kedaulatan bangsa serta mengutamakan penggunaannya dalam transaksi di Indonesia. Sementara itu, Paham Rupiah berarti memahami fungsi dan peran Rupiah dalam kehidupan sehari-hari maupun perekonomian.
Melalui kegiatan ini, Jegeg Bagus Badung dan Jegeg Bagus Pangsan turut mengambil peran dalam memperluas literasi Rupiah di tengah masyarakat. Edukasi yang dilakukan menjadi langkah sederhana untuk menumbuhkan kesadaran bahwa menjaga Rupiah juga merupakan bagian dari menjaga identitas dan kedaulatan Indonesia.
Dari Pangsan, pesan tentang Rupiah pun kembali digaungkan. Karena mengenal Rupiah bukan hanya soal tahu bentuk dan nilainya, tetapi juga memahami makna yang ada di baliknya.
Yuk, Sobat Rupiah, mulai dari diri sendiri! Cintai Rupiah dengan menjaganya, bangga menggunakannya, dan pahami perannya dalam kehidupan kita. Karena setiap Rupiah yang kita gunakan adalah bagian dari cerita Indonesia.